"PB e-Sport punya tugas yang banyak sekali untuk menumbuhkembangkan e-Sport. Karena itu, di dalamnya terdiri dari berbagai tokoh yang berkecimpung di berbagai sektor. Salah satu fokus ke depan bagaimana meningkatkan kualitas jaringan internet nasional. Hal ini bukan hanya berguna bagi e-Sport, namun juga berbagai bidang lainnya," tutur Bamsoet.
Baca juga: Perhatikan Ini Bila Tertarik Menjadi Atlet Esports
Wakil Ketua Umum Kamar Dagang & Industri (KADIN INDONESIA) ini menambahkan, dari hasil kajian Ookla, perusahaan global yang menguji dan menganalisis kecepatan internet di berbagai negara, kecepatan internet Indonesia di tahun 2019 lalu menempati peringkat ke-42 dari 46 negara yang di survei. Rata-rata kecepatan internet kabel Indonesia 15,5 Mbps, kalah jauh dibanding rata-rata kecepatan internet dunia sebesar 54,3 Mbps.
"Dengan Malaysia saja kita masih kalah karena sudah mencapai 63,5 Mbps. Kecepatan internet, selain dibutuhkan e-Sport juga dibutuhkan oleh para pengusaha online, pelajar, maupun berbagai kalangan lainnya," pungkas Bamsoet.
(Kemas Irawan Nurrachman)