Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bila WhatsApp Berbayar, Pengamat: Sebagian Besar Pengguna Akan Kabur

Pernita Hestin Untari , Jurnalis-Sabtu, 18 Januari 2020 |09:03 WIB
Bila WhatsApp Berbayar, Pengamat: Sebagian Besar Pengguna Akan Kabur
(Foto: Hypebeast)
A
A
A

JAKARTA - Pengamat telekomunikasi, Heru Sutadi mengomentari terkait WhatsApp yang dikabarkan akan berbayar. Menurutnya, saat berbayar maka potensi pendapatan untuk WhatsApp atau Facebook akan besar. Namun, akan ada beberapa pengguna yang memilih alternatif lain.

"Kalau di Indonesia, jika berbayar, sebagian besar pengguna akan kabur dan mencari aplikasi pesan lain yang gratis," kata Heru kepada Okezone, Jumat (17/1/2020).

Meskipun demikian, Heru juga tak menampik masih ada beberapa penguna yang bertahan, apalagi ketika biaya langganannya murah secara tahunan. "Tapi pengguna berkurang tetap terjadi," imbuh Heru.

Rencana monetisasi WhatsApp memang sudah lama direncanakan. Facebook ingin agar platform tersebut mendatangkan uang untuk perusahaan.

 Saat berbayar, potensi pendapatan untuk WhatsApp atau Facebook akan besar.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement