JAKARTA - Terjebak kemacetan saat momentum liburan akhir tahun dapat berdampak secara teknis kepada kendaraan, hingga fisik dan psikis bagi pengemudi. Karenanya perencanaan perjalanan selama liburan wajib menyertakan rute alternatif maupun titik istirahat secara cermat.
Siasat untuk mempersiapkan rute cadangan di luar jalur utama tersebut, sekaligus menjadi patokan pengelolaan waktu perjalanan. Sehingga energi pengendara serta penumpang lain tidak terlalu terkuras sehingga tetap merasa nyaman menuju tempat menghabiskan waktu berlibur.

Pemahaman terhadap wilayah maupun rute perjalanan ketika merencanakan liburan, termasuk menyiapkan jalur alternatif, harus dilakukan dengan matang. Terlebih hubungannya dengan dukungan fasilitas serta kondisi jalan dengan jenis mobil yang digunakan. "Sebaiknya tidak bisa dilakukan secara mendadak atau situasional," ujar Training Director Jakarta Defensive Driving Consuulting (JDDC), Jusri Pulubuhu.
Pemetaan jalan secara cermat juga bisa berdasarkan pengalaman pengemudi berkendara di wilayah tersebut, sehingga dapat mengenali titik untuk beralih jalur. Pemilihan waktu berkendara secara nyaman juga penting dilakukan untuk menghindari potensi kemacetan karena volume kendaraan.