JAKARTA - Facebook mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyelidiki laporan adanya data bocor. Laporan dari perusahaan keamanan Comparitech tersebut mengungkapkan bahwa ada sekira 267 juta nama dan nomor ponsel pengguna Facebook yang terpapar online.
Dilansir dari laman Japan Today, Jumat (20/12/2019) basis data tersebut tersedia untuk diunduh sekira pekan lalu pada forum peretas online yang disinyalir merupakan milik kelompok kejahatan.
"Kami mencari masalah ini, tetapi yakin ini kemungkinan informasi yang diperoleh sebelum perubahan yang kami buat dalam beberapa tahun terakhir untuk melindungi informasi orang," kata Facebook.

Baca Juga: Huawei P Smart Pro Hadir dengan Triple Camera dan Pop-up Selfie