Angka penggunaan optimal paket baterai tersebut diperkirakan lebih besar 20 persen dari kebanyakan sel baterai milik model kendaraan elektrifikasi penuh BMW lainnya. Perkiraan awal dengan pengukuran WLTP menyebut jarak jelajah optimal dengan daya paket baterai lithium-ion tersebut mencapai 440 km.
Motor listrik yang digunakan sebagai penggerak utama mobil ini sendiri berkekuatan 286 Hp dengan perkiraan torsi optimal sebesar 400 Nm. Menggunakan sistem penggerak roda belakang, konsumsi energiya diharapkan hanya menghabiskan sekitar 20 kWh untuk menempuh jarak jelajah 100 Km.

BMW menyebut raihan jarak jelajah tersebut dimungkinkan berkat penggunaan komponen dengan tingkat efisiensi tinggi, termasuk sel dalam paket baterai mobil tersebut. Diperkirakan paket baterai serupa akan digunakan dalam produksi model kendaraan listrik lain seperti BMW i4 maupun iNEXT pada 2021 nanti.
(Mufrod)