Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Facebook Dikritik, Twitter Larang Semua Iklan Politik

Ahmad Luthfi , Jurnalis-Kamis, 31 Oktober 2019 |12:39 WIB
Facebook Dikritik, Twitter Larang Semua Iklan Politik
(Foto: Wired)
A
A
A

JAKARTA - Twitter melarang semua iklan politik yang muncul di layanan mereka. Perusahaan tampaknya menyadari bahwa pesan di media sosial bisa memberi pengiklan keuntungan 'tidak adil' ketika memperbanyak pesan bertarget dan menyesatkan, dikutip dari Itv.

Langkah Twitter ini berbeda dengan Facebook. Facebook justru dikritik gara-gara pihaknya tidak akan memeriksa (fact-check) iklan oleh politisi atau kampanye mereka.

Kepala eksekutif Mark Zuckerberg mengatakan kepada Kongres AS pekan lalu bahwa politisi memiliki hak untuk kebebasan berbicara di Facebook.

Masalah pernah muncul pada September ketika Twitter, bersama dengan Facebook dan Google, menolak untuk menghapus iklan video yang menyesatkan dari kampanye presiden AS Donald Trump. Iklan video itu kabarnya menargetkan mantan wakil presiden Joe Biden, seorang kandidat presiden dari Partai Demokrat.

 Twitter melarang semua iklan politik yang muncul di layanan mereka.

Baca juga: WhatsApp Gugat Perusahaan Israel dengan Tudingan Peretasan

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement