JAKARTA- Badan Antariksa Amerika NASA berencana untuk membuat teleskop luar angkasa dengan biaya USD600 juta atau Rp8,5 triliun. Teleskop tersebut akan digunakan untuk mendeteksi asteroid di jalur tabrakan dengan Bumi.
Dilansir dari laman Express, Sabtu (28/9/2019) NASA mengumumkan rencana tersebut setelah sebuah asteroid, yang mampu menghancurkan sebuah kota hampir bertabrakan dengan Bumi dua bulan lalu. Parahnya, asteroid itu hanya terdeteksi sehari sebelum memasuki sekitar Bumi.
Menurut petugas pertahanan planet NASA, Lindley Johnson asteroid menyelinap tanpa diketahui karena keterbatasan jaringan survei.

Selain itu, manajer Pusat Studi Dekat-Bumi NASA Paul Chodas mengatakan mengatakan objek ini lolos dari serangkaian jaring penangkapan kami.