Kesediaan penggunaan platform produksi FAAR milik BMW ini menjadi bagian strategi global pengembangan produk mereka dalam dua area besar. Platform lain yang akan mendukung proses produksi BMW Group untuk kendaraan kelas pemula, sedang disuapkan atas kerjasama dengan Great Walls Motors asal Tiongkok.
Informasi awal terkait pengembangan model MINI Traveller ini juga menyebut adanya kemungkinan tiga lokasi produksi. Fasilitas pabrik Born, Belanda; Zhangjiagang, Tiongkok; hingga pabrik utama mereka di Oxford, Inggris. Sementara perakitan komponen lain akan diteruskan di India, Malaysia, dan Thailand.

Tidak sekadar mempersiapkan model baru ini, MINI juga berencana memunculkan varian lain. Sebanyak dua model baru yang terbilang krusial direncanakan meluncur pada akhir 2023 mendatang. Hal tersebut bertujuan meningkatkan kembali minat konsumen pada lini kendaraan MINI, yang total terjual sebanyak 361.531 unit sepanjang 2018.
(Mufrod)