Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jadi Candaan Netizen, Kontool Ternyata Nama Aplikasi Pajak

Pernita Hestin Untari , Jurnalis-Senin, 02 September 2019 |17:00 WIB
Jadi Candaan Netizen, Kontool Ternyata Nama Aplikasi Pajak
Kontool (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA- Belum lama ini, warganet Indonesia membuat heboh media sosial. Kali ini beberapa warganet mengomentari nama perusahaan atau aplikasi asal Jerman 'Kontool'. Mereka mengasosiasikan nama perusahaan ini dengan kelamin laki-laki. Banyak dari mereka yang membuat nama perusahaan menjadi bahan candaan dan membanjiri kolom komentar postingan perusahaan tersebut.

Dalam pantauan Okezone, adapun nama 'Kontool'merupakan perpaduan dari Konto (bahasa jerman untuk pajak) dan tool (alat). Untuk mengetahui lebih lanjut, Kontool membuat produk perangkat lunak atau aplikasi yang dinamai sama. Adapun perangkat lunak digunakan untuk konsultan pajak.

Lebih lanjut, Kontool terdiri dari beberapa modul dimana perbedaan dapat dibuat di sini antara modul konsultan pajak dan modul klien. Sebagai konsultan pajak, pengguna juga memiliki akses ke modul klien kapan saja.

Kontool Viral di Facebook, Ternyata Aplikasi Pajak

Baca Juga: Jadi Perbincangan Netizen, Ini Klarifikasi Aplikasi Kontool di Facebook

Beberapa diantaranya yakni administrasi modul dimana sebagai konsultan pajak, pengguna bisa menentukan klien mana yang diizinkan menggunakan kontool. Lalu, dalam tampilan analisis, pengguna memiliki semua klien dalam fokus sekilas. Ada juga modul untuk klien, dimana pengguna bisa masuk ke sistem pelaporan pribadi mereka melalui alamat email.

Untuk diketahui, sebelumnya beberapa warganet mengomentari kolom komentar postingan Kontool di Facebook. Beberapa dari mereka mengomentari nama aplikasi perusahaan yang disamakan dengan kelamin laki-laki. Beberapa dari mereka juga mengomentari netizen lain yang tak bisa membedakan cara membaca nama aplikasi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement