Akun Dorsey sebelumnya diretas pada 2016 oleh grup peretasan OurMine Security. Pada hari Jumat, beberapa pengguna Twitter mengatakan bahwa tampaknya akun Dorsey diretas melalui pihak ketiga dengan akses ke akunnya.
Memicu kekhawatiran bahwa akun high-profile saja bisa dibobol oleh hacker. Tidak hanya Dorsey, pejabat pemerintah bahkan Presiden pun bisa menggunakan media sosial.
Seharusnya akun orang-orang penting ini memiliki perlindungan dari peretasan. Bila akun sampai dibobol, seorang peretas dapat menggunakannya untuk membuat klaim politik atau bahkan mencoba memulai perang.
(Ahmad Luthfi)