"Emas adalah katalis yang sangat efektif. Karena lembar nano sangat tipis, hampir setiap atom emas berperan dalam katalisis. Ini berarti prosesnya sangat efisien. Data kami menunjukkan bahwa industri bisa mendapatkan efek yang sama dengan menggunakan jumlah emas yang lebih kecil, dan ini memiliki keuntungan ketika Anda berbicara tentang logam mulia," kata Stephen Evans, pengawas penelitian.
Bentuk emas baru ini juga dapat digunakan sebagai dasar enzim buatan, yang dapat digunakan dalam tes diagnostik medis atau sistem pemurnian air.

Baca Juga: Streamer Game 'Ninja' Capai 1 Juta Subscribers di Mixer
Baca Juga: Ilmuwan Indonesia Ubah Limbah Sawit Jadi Bahan Bakar
(Ahmad Luthfi)