Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Regulasi Game dan Esports Masih Digodok Lintas Kementerian

Pernita Hestin Untari , Jurnalis-Selasa, 23 Juli 2019 |16:00 WIB
Regulasi Game dan Esports Masih Digodok Lintas Kementerian
Ilustrasi Esport (Foto: Engadget)
A
A
A

Kemudian, fokus kedua yakni promosi industri gaming yang nantinya akan ada dukungan dari segi infrastruktur dan riset. Fokus terakhir, menurut Abraham adalah promosi industri eSport, nantinya turnamen akan lebih besar dan bisa diakui.

"Promosi ini lebih kepada dukungan infrastruktur untuk pengembangan software itu kan mahal, jadi kita bisa beri dorongan," kata dia.

Dunia game dan eSport semakin berkembang

Baca Juga: Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Esports SEA Games 2019

Abraham juga mengungkapkan tujuan adanya payung hukum untuk industri game dan eSport ini untuk meningkatkan nilai ekonomi industri game. Tak hanya itu dengan kebijakan tersebut juga diharapkan lapangan pekerjaan semakin banyak dan profesi gamers semakin diakui. Dia juga mengatakan jika gamer di Indonesia sudah mencapai 40 juta lebih.

Lebih lanjut dia juga mengatakan jika Pemerintah juga sebisa mungkin meminimalisir dampak negatif gaming. Pemerintah melalui Kominfo juga berusaha untuk memberi rating umur pada game. Sehingga ada batasan usia tertentu untuk bermain game.

"Setiap produk apapun pasti akan ada hal baik dan buruknya. Seperti halnya makanan pasti ada dampak negatif, seperti kecanduan gula. Begitu juga gameBaca Juga: Tyler Blevins, Gamer dengan Pendapatan Rp144 Miliar tak dipungkiri juga pasti dampak negatif," katanya.

Baca Juga: Tyler Blevins, Gamer dengan Pendapatan Rp144 Miliar

(Ahmad Luthfi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement