Diarsipkan di Pengadilan Federal AS pada Maret, ketua rotasi Huawei Guo Ping mengatakan pada saat itu perusahaan sedang mencari keputusan deklaratori bahwa pembatasan NDAA adalah inkonstitusional, serta perintah permanen terhadap pembatasan tersebut.
"Pemerintah AS telah lama menganggap Huawei sebagai ancaman. Ia telah meretas server kami dan mencuri email dan kode sumber kami," kata Guo Ping.
"Meskipun demikian, pemerintah AS tidak pernah memberikan bukti yang mendukung tuduhan mereka bahwa Huawei merupakan ancaman keamanan dunia maya. Tetap saja, pemerintah AS tidak menyia-nyiakan upaya untuk mencoreng perusahaan dan menyesatkan publik tentang Huawei. Lebih buruk lagi, pemerintah AS berusaha memblokir kami dari pasar 5G di negara lain," imbuh dia.

Baca juga: Lisensi Dicabut, Huawei Tak Bisa Cicipi Pembaruan Android
(Ahmad Luthfi)