Meskipun hampir tidak mencolok seperti hujan lainnya seperti Perseids dan Geminids, Lyrids adalah hujan meteor pertama yang dicatat oleh astronom China pada 687 SM.
Hujan meteor Lyrid dapat menghujani Bumi sekira 100 meter per jam, ledakan besar berikutnya kabarnya mungkin tidak akan terjadi selama dua dekade.
Jika Anda memang berusaha melihat Lyrid tahun ini, cobalah mencari tempat paling gelap yang Anda bisa, dan perkirakan dibutuhkan waktu 20 hingga 30 menit agar mata Anda menyesuaikan diri dengan gelap.
Kabarnya hujan meteor Lyrid biasa terjadi antara 16-25 April setiap tahun. Fenomena tersebut memiliki puncaknya sekira 22 atau 23 April.
Baca juga: Samsung Galaxy Fold Batal Rilis Gara-Gara Masalah Layar?
(Ahmad Luthfi)