SPLU yang dibangun merupakan fast charging, dimana rencananya akan dibangun 4 unit SPLU di tempat berbeda selain Bandara Soekarno Hatta. "Jadi, ini inverter yang besar. Rp2 miliar untuk alat charging," ungkapnya.
Dengan anggaran tersebut, pembangunan SPLU termasuk penyiapan infrastruktur yang cukup mahal, oleh karenanya Pemerintah saat ini membuka dan mencari investor dalam pembangunan fasilitas SPLU tersebut.

"Nantinya SPLU yang kami siapkan dan nanti listriknya dari PLN. Siapa pun bisa," tutupnya.
(Mufrod)