Sehingga, diharapkan saat membeli powerbank, pengguna harus paham atas kredibilitas powerbank itu sendiri. Pasalnya, jika powerbank yang tidak bagus tegangannya akan naik turun. “Ini powerbank yang kualitasnya diragukan, karena tegangnya tak stabil,” imbuh dia.
Untuk menyiasatinya, Heri juga memberikan tips lain yakni dengan USB meter. “Tapi memang harus spending (mengeluarkan uang) lagi. Antara 4-5 volt masih oke kalau lebih dari itu sudah tidak oke,” katanya.
Selanjutnya, Heri mengingatkan faktor kerusakan baterai smartphone juga bukan hanya dari penggunaan powerbank. “Kedua seperti tadi yang saya bilang, musuh utama baterai itu panas. Jadi handphone baterainya bisa cepat rusak itu karena panas. Misalnya saja memakai colokan pun ke handphone kalau sambil dipakai akan cepat rusak," jelasnya.
“Sebuah elektronik itu semakin panas, batas toleransinya itu masih bisa dipegang tangan atau tidak, masih di bawah 50 derajat itu masih aman,” imbuh Heri.
Terakhir, Heri menyebutkan jika dalam membeli powerbank ada beberapa hal yang diperhatikan di antaranya yakni layanan purna jualnya atau garansi yang diberikan.
(Ahmad Luthfi)