Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sundar Pichai Larang Budaya Minum-Minum untuk Karyawannya, Kenapa?

Pernita Hestin Untari , Jurnalis-Jum'at, 09 November 2018 |10:10 WIB
Sundar Pichai Larang Budaya Minum-Minum untuk Karyawannya, Kenapa?
CEO Google, Sundar Pichai (Foto: Business Insider)
A
A
A

Langkah ini, tampaknya sebagai tanggapan atas pemogokan karyawan baru-baru ini yang memprotes bagaimana Google menangani kasus pelecehan seksual. Kebijakan baru lainnya yang diterapkan adalah mengakhiri arbitrase paksa bagi karyawan yang ingin menuntut atas klaim pelecehan.

Silicon Valley memang dikenal memiliki budaya minum. Belum lagi pada tahun-tahun awal, Google juga diisi dengan orang-orang berusia 20-an.

Berikut bunyi kebijakan baru Google tersebut:

 "Kebijakan kami jelas: Konsumsi alkohol yang berlebihan tidak diizinkan ketika Anda sedang bekerja, melakukan bisnis Google, atau menghadiri acara terkait Google, baik di tempat atau di luar kantor. Ke depan, semua pemimpin di perusahaan Direksi, VP, dan SVP akan diharapkan untuk membuat tim, acara, offplace dan lingkungan di mana konsumsi alkohol yang berlebihan sangat tidak disarankan. Misalnya, banyak tim yang sudah menetapkan batas dua minuman untuk acara. Lainnya menggunakan sistem tiket minuman. Tanggung jawab akan berada pada para pemimpin untuk mengambil langkah yang tepat untuk membatasi konsumsi berlebihan di antara tim mereka, dan kami akan memberlakukan tindakan yang lebih berat jika masalah tetap ada."

(Ahmad Luthfi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement