JAKARTA - Xiaomi memang terkenal memasang harga murah untuk seluruh perangkat ponselnya. Selain itu, perusahaan baru-baru ini meyakinkan penggemar bahwa tidak ada rencana untuk meningkatkan biaya unit dari smartphone-nya. Padahal belum lama ini terungkap jika laba bersih Xiaomi hanya sekira 5 persen.
Dilansir dari laman Gizmo China, Jumat (21/9/2018), vendor asal China yang baru-baru ini go public di bursa saham Hong Kong itu memiliki alasan khusus, yakni meraup sumber pendapatan lain dengan iklan pada aplikasi MIUI.
Memang belum lama ini, beberapa iklan bermunculan di aplikasi musik dan bahkan menu pengaturan MIUI.
The Verge melaporkan jika Xiaomi menegaskan bahwa ia melayani iklan ke smartphone yang menjalankan MIUI berdasarkan OS Android. Sekadar informasi, beberapa ponsel yang diluncurkan di bawah program Android One Google seperti Mi A1 dan Mi A2 dan Mi A2 Lite.

Baca Juga: Samsung Perkenalkan Galaxy A7 Terbaru dengan Triple Camera
“Iklan telah dan akan terus menjadi bagian integral dari layanan internet Xiaomi, komponen kunci dari model bisnis perusahaan. Pada saat yang sama, kami akan menjunjung pengalaman pengguna dengan menawarkan opsi untuk mematikan iklan dan dengan terus meningkatkan pendekatan kami terhadap periklanan, termasuk menyesuaikan di mana dan kapan iklan muncul. Filosofi kami adalah bahwa iklan harus tidak mengganggu, dan pengguna selalu memiliki pilihan untuk menerima lebih sedikit rekomendasi," kata pihak Xiaomi.