Survei Buffalo kemudian akan dapat mendeteksi galaksi yang paling jauh kira-kira sepuluh kali lebih efisien daripada pendahulunya. Survei ini juga akan memanfaatkan teleskop ruang angkasa lain yang telah mengamati daerah di sekitar gugusan.
"Bidang pandangan yang diperluas juga akan memungkinkan pemetaan tiga dimensi yang lebih baik dari distribusi massa baik materi biasa maupun gelap dalam setiap kelompok galaksi," kata NASA.
Nantinya, diharapkan peta-peta ini membantu para astronom belajar lebih banyak tentang evolusi kluster galaksi dan tentang sifat materi gelap.

Baca Juga: Kura-Kura Terancam Punah Sebabkan Ketidakseimbangan Ekosistem Laut
(Ahmad Luthfi)