Tim Cassini-Huygens juga mengatakan bahwa struktur heksagonal tunggal yang menjulang tinggi membentang melalui atmosfer itu tidak mungkin terjadi mengingat bahwa kondisi angin sangat berubah. Gelombang segi enam tersebut seharusnya tidak dapat menyebar ke atas. Bentuk tersebut harus terperangkap di atas awan.

Baca juga: Jepang Bikin 'Lift' Menuju Luar Angkasa, Seperti Apa?
“Ini bisa terjadi bahwa ada asimetri mendasar antar kutub saturnus yang belum kita pahami,” kata Dr. Fletcher. Apa yang terjadi di langit Saturnus mulai dari bentuk segi enam dan mengapa berubah warna akan tetap menjadi misteri.
(Ahmad Luthfi)