Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengapa Ayam Jantan Berkokok Setiap Pagi?

Ahmad Luthfi , Jurnalis-Rabu, 11 April 2018 |09:30 WIB
Mengapa Ayam Jantan Berkokok Setiap Pagi?
(Foto: CC0 Public Domain/Phys)
A
A
A

JAKARTA - Ayam jantan berkokok dalam siklus harian yang dikenal sebagai ritme sirkadian. Ini adalah ritme biologis pada hewan, yang mengikuti siklus siang dan malam.

Buku 'Kisah 1001 Fakta Sains Tersuper di Dunia'  menjelaskan, ayam jantan berkokok karena memiliki jam internal yang membantunya mendahului terbitnya matahari. Kokok ayam jantan saat matahari terbit sebenarnya adalah suatu cara untuk membangun kekuasaan wilayahnya dan mengawali berburu makanan sehari-hari.

Ketika ayam berkokok, ia mengirimkan sinyal ke ayam jantan lainnya bahwa jika melanggar, berarti mereka minta berkelahi. Namun, jika satu ayam jantan tetangga memiliki jam internal yang telah diatur sedikit lebih awal, maka hal ini dapat mengundang ayam jantan lain untuk berkokok lebih awal juga.

Selain memiliki keunikan dengan cara berkokok setiap pagi, ternyata ayam memiliki kemampuan melihat warna lebih baik ketimbang manusia.

Peneliti menyebutkan penglihatan warna turun ke mata yang terorganisir dengan baik secara struktural. Mereka memetakan lima jenis reseptor cahaya di mata ayam.

Peneliti menemukan reseptor diletakkan di mosaik interwoven yang memaksimalkan kemampuan ayam untuk melihat banyak warna di bagian manapun di retinanya – struktur penginderaan ringan di bagian belakang mata.

“Berdasarkan analisis ini, ayam dengan jelas setingkat lebih dari kita dalam hal penglihatan warna,” kata penulis studi Dr. Joseph C. Corbo dari Washington University School of Medicine di St. Louis, Mo.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement