Pada 1973, Paul Allen meraih skor 100 hingga kemudian menempuh pendidikan di Washington State University. Namun setelah dua tahun kuliah, ia keluar dan bekerja sebagai programmer di sebuah perusahaan komputer bernama Honeywell yang berada di Boston.
Setelah beberapa tahun di perusahaan tersebut, Paul Allen berniat untuk memulai perusahaannya sendiri. Ia kemudian meminta Bill Gates untuk bergabung dengannya membangun perusahaan.
Gates lantas keluar dari Harvard untuk bersama Paul Allen membangun perusahaan baru yang dinamakan Microsoft. Inilah saat gelombang sistem komputer pribadi (PC) melanda Amerika.
Paul dan Bill Gates memutuskan untuk merancang software baru yang akan dijalankan dengan PC baru itu. Keduanya memulai dengan menyediakan software Microsoft BASIC yang telah mereka kembangkan ke perusahaan-perusahaan baru pada saat itu seperti Commodore dan Apple.
IBM kemudian mencoba mengontrak Paul Allen dengan menjanjikan software DOS (Disc Operating System). Namun Microsoft pada saat itu belum merancang software yang rumit, sehingga Paul Allen mencoba untuk terus mengembangkan perusahaannya dan meraup untung.