SELANGOR - Setelah melakukan pemeriksaan bersama Kepolisian Kerajaan Malaysia, Honda Malaysia mengkonfirmasi bahwa kantung airbag Takata pengemudi pecah dalam kecelakaan di Selangor pada 1 Januari 2018. Kecelakaan tersebut melibatkan Honda City tahun 2004, dan mengakibatkan kematian pengemudi, meskipun penyebab tewas resmi belum ditentukan.
Menurut pernyataan resmi dari perusahaan tersebut, kendaraan itu terdaftar sebagai bagian dari recall produk yang diumumkan pada 21 Mei 2015. Penarikan kembali untuk diperlukan untuk mengganti komponen kantong udara pengemudi dan penumpang buatan Takata, dengan inflator yang baru diproduksi.
Dilansir dari Paultan pada Selasa (30/1/2018), perusahaan tersebut menyatakan beberapa surat pemberitahuan yang meminta pelanggan untuk mengirim kendaraan mereka untuk penggantian suku cadang yang diperlukan telah dikirim, berdasarkan informasi di database.
[Baca Juga: Pengemudi Accord Jadi Korban Tewas Ke-19 akibat Ledakan Airbag Takata]
Namun, surat-surat ini tidak dikirim ke pemilik saat ini karena adanya perubahan kepemilikan kendaraan, dan catatan menunjukkan penggantian recall untuk kedua inflator airbag depan tidak pernah selesai. Honda Malaysia juga menyatakan bahwa inflator airbag penumpang di Honda City tidak pecah saat dikerahkan dan difungsikan dengan cara yang tepat dalam kecelakaan itu.
Honda Malaysia tetap aktif melakukan pengumuman recall, menggunakan berbagai media untuk menjangkau pelanggan. Ini termasuk siaran pers resmi, iklan, penyertaan dalam roadshow, panggilan pribadi (71.700 dibuat) dan SMS (2,76 juta dikirim), serta surat langsung (2,9 juta surat dan 35.800 email).