KUALA LUMPUR – Akibat airbag produksi Takata yang mengalami masalah, banyak produsen mobil dibuat kerepotan karena harus memanggil konsumen supaya mau ke bengkel untuk perbaikan, sebut saja salah satunya Toyota. Produsen mobil asal Jepang itu tidak henti-hentinya melakukan kampanye recall (penarikan) mobilnya hampir di seluruh dunia.
Beragam jenis kampanye recall dilakukan Toyota, seperti yang diterapkan oleh UMW Toyota Motor (UMWT) di Malaysia. Perusahaan tersebut merilis video singkat yang menjelaskan efek negatif dari airbag jika tidak diperbaiki. Di akhir video, Toyota mengajak para pemilik yang mobilnya masuk dalam daftar airbag yang cacat supaya melakukan pemeriksaan di bengkel resmi.
(Baca juga: Recall karena Airbag, Honda Indonesia: Kesadaran Konsumen Masih Kurang)
Recall dilakukan untuk mengganti inflator airbag yang bisa mengembang secara berlebihan atau meledak saat mobil mengalami kecelakaan. Ledakan itu disertai dengan lontaran benda logam yang bisa mengenai wajah atau leher pengemudi hingga menyebabkan kematian.
UMWT pernah melakukan recall pada Maret terhadap 42.000 unit yang terdiri dari Corolla Altis, Vios, Yaris, dan Alphard. Semuanya produksi Mei 2010 sampai Desember 2012.