Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

20.000 Toko Tak Lagi Jual Ponsel Oppo dan Vivo, Kenapa?

Lely Maulida , Jurnalis-Jum'at, 12 Januari 2018 |16:43 WIB
20.000 Toko Tak Lagi Jual Ponsel Oppo dan Vivo, Kenapa?
(Foto: Gadget Match)
A
A
A

BEIJING – Oppo dan Vivo telah memangkas margin keuntungan mereka hingga lebih dari 40%. Hal tersebut menyebabkan kedua perusahaan itu ditinggalkan oleh para peritel di India.

Eksekutif industri mengatakan Oppo dan Vivo telah kehilangan masing-masing sekira 10.000 toko. Kedua perusahaan itu sebelumnya memiliki 70.000 gerai di India sebelum pemangkasan margin.

Gerai tersebut termasuk Sangeetha Mobile, Big C, Lot Mobile, Poorvika, Mobiliti World dan Hotspot, yang telah memutuskan untuk berhenti menjual kedua merek smartphone itu. Sementara sebagian dari gerai tersebut tak lagi berfokus pada Oppo dan Vivo. Gerai itu sendiri memiliki jaringan gabungan lebih dari 1.300 outlet.

Dijelaskan para eksekutif industri, Oppo dan Vivo telah memotong margin yang ditawarkan kepada gerai itu menjadi sekira 14-15%, dari margin sebelumnya 23-25%. Mereka juga mengurangi margin perdagangan untuk toko mandiri 5-6% dari sebelumnya 15-16%.

Baca: Oppo A83 Miliki Fitur Pemindai Wajah Layaknya iPhone X

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement