Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menilik Asal Usul Terciptanya Emoticon Sejak 1881

Qonita Chairunnisa , Jurnalis-Kamis, 28 Desember 2017 |19:01 WIB
Menilik Asal Usul Terciptanya <i>Emoticon</i> Sejak 1881
(Foto: Kidscodecs/Wikipedia)
A
A
A

JAKARTA - Emoji sejatinya berasal dari emoticon yang terdiri dari tanda baca, yang digunakan untuk mengekspresikan perasaan, yakni :-). Emoticon tersebut muncul pertama kali pada 1881 saat majalah satir Puck bergurau menerbitkan empat emoticon vertikal sebagai bentuk ‘seni tipografi’, yaitu senang, sedih, takjub, dan acuh tak acuh.

Beberapa tahun sebelumnya, pada 1862, dalam transkrip New York Times dari naskah pidato Abraham Lincoln, terdapat pengetikan emoticon senyum. Menariknya, terdapat beberapa argumen yang mengatakan bahwa itu hanyalah salah ketik.

Pada 1963, seorang seniman freelance, Harvey Ball, mendesain wajah smiley kuning yang digunakan pada kancing untuk meningkatkan semangat di sebuah perusahaan asuransi. Ball menerima USD45 untuk desainnya tersebut.

Baca juga: Daftar Emoji Populer yang Paling Banyak Dipakai saat Chatting, Apa Itu?

Bernard dan Murray Spain, dua saudara laki-laki dari Philadelphia, melihat potensi komersial simbol itu. Mereka lalu mengadopsinya dan menambahkan kalimat “have a happy day”, kemudian desain itu muncul di jutaan kancing, stiker, kaos, dan gelas.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement