“Jika mereka ingin kembali, silahkan. (Tetapi) mereka harus mematuhi hukum dan peraturan China. Itu yang perlu ditekankan. Mereka juga tidak boleh membahayakan kepentingan keamanan nasional dan kepentingan konsumen nasional,” terang Xiaoxia.
Baca juga: CEO Apple dan Facebook Temui Presiden China, Apa yang Dibicarakan?
Pemerintah China telah memperketat aturan siber pada 2016 lalu dimana mereka mengharuskan perusahaan menyimpan data secara lokal dan alat sensor yang memungkinkan pengguna menumbangkan Great Firewall yang memblokir situs termasuk Facebook dan Google.
Tak hanya Google dan rekannya, Apple pun beroperasi secara terbatas di China. Apple sendiri bisa beroperasi karena mematuhi permintaan China salah satunya menghapus puluhan aplikasi pesan instan dan virtual private networks (VPN) di App Store China. Demikian seperti dilansir Reuters, Selasa (19/12/2017). (lnm).
(Kemas Irawan Nurrachman)