Perusahaan startup tersebut menyatakan akan mulai melakukan pengujian dalam beberapa bulan ke depan, yang diusulkan pada pertengahan 2018.
Dua Airspeeders yang akan ambil bagian dalam lomba demonstrasi ini tidak berawak. Namun, pada 2020 perusahaan tersebut berharap dapat memulai Airspeeder World Championship dengan pilot manusia.
[Baca Juga: Mobil Sport Terbang AS Sanggup Melaju di Jalan Raya dengan Kecepatan 160 Km per Jam]
(Abu Sahma Pane)