Baca juga: Fosil Jutaan Tahun Jadi Petunjuk Dinosaurus yang Saling Menyayangi
Pada penelitian baru yang terbit minggu lalu, para peneliti mencari tahu proses terbentuknya sisik dan bulu. Mereka mengambil gen yang dianggap penting dalam suatu perkembangan bulu dan membiarkannya dalam embrio buaya dan ayam selama perkembangan bulu dan sisik.
Buaya memang tidak memiliki bulu, tetapi penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan yang relatif sederhana pada beberapa gen dapat menyebabkan perkembangan awal sisik bahkan pada seekor buaya modern. Hal tersebut memiliki banyak kesamaan pula dengan bulu purba dari dinosaurus non-unggas.
Modifikasi gen pada ayam menghasilkan beragam bentuk bulu, termasuk yang tampak pada berbagai dinosaurus, sehingga perubahan dari sisik menuju bulu setidaknya dijembatani dari sisi lain dalam penelitian ini. Beberapa di antaranya sangat sesuai dengan langkah teoritis antara bulu dan sisik yang telah dikemukakan.
Beberapa uji coba yang lebih mendalam selanjutnya pada gen ini mungkin akan menunjukkan proses lengkap bagaimana sisik berevolusi menjadi bulu. Demikian dilansir dari The Guardian, Kamis (30/11/2017).
(Ahmad Luthfi)