JAKARTA - Kini sebuah pengetahuan telah mengungkap bahwa burung merupakan dinosaurus. Terlebih lagi, sejumlah penemuan yang terus berkembang membuka wawasan yang luar biasa mengenai bentuk dan keragaman bulu pada berbagai dinosaurus non-unggas dan burung purba.
Bulu terdiri dari keratin, yang juga membentuk sisik (cakar dan bagian kulit, bahkan rambut manusia) dan keduanya merupakan bagian pertumbuhan kulit, jadi mungkin mereka memiliki semacam sejarah evolusioner bersama, tetapi itu sejauh yang peneliti ketahui.
Meskipun burung modern memiliki kaki yang bersisik, sebenarnya itu adalah bulu yang termodifikasi dan bukan merupakan bagian yang bertahan dari keturunan dinosaurus.
Berbagai dinosaurus dan burung purba menunjukkan bahwa mereka benar-benar tertutup bulu. Bahkan sampai ke kaki mereka. Baru kemudian "sisik" muncul kembali di kaki burung, tetapi belum dapat diketahui bagaimana sisik tersebut bertransformasi.
Baca juga: Dinosaurus Spesies Baru Ini Punya Gigi Seperti Gunting
Pada 2014, seekor dinosaurus baru dan unik bernama Kulindadromeus ditemukan di Siberia. Dinosaurus tersebut tak hanya memiliki filamen yang seperti bulu, tetapi beberapa di antaranya juga tumbuh sisik.
Meskipun hewan kecil ini berasal dari keturunan yang sangat berbeda dengan jenis burung purba, hal ini setidaknya menunjukkan bahwa beberapa struktur seperti bulu mungkin telah berevolusi secara langsung dari sisik yang termodifikasi.