Mengatasi kemungkinan buruk itu, developer Pokemon Go membuat game-nya sulit untuk dimainkan sambil bergerak serta kecepatan tinggi. Jika seorang gamer berjalan terlalu cepat misalnya, mereka tak akan bisa bertarung di gym.
Meksi begitu, para ekonom menyadari bahwa jumlah kecelakaan lebih tinggi terjadi bukan pada gym-nya. Hal ini menunjukkan bahwa potensi kecelakaan akibat bermain Pokemon Go terjadi saat seseorang bermain game di ruang terbuka tanpa memperhatikan lingkungan di sekitarnya.
Meningkatnya jumlah kematian bukan hanya disebabkan karena para gamer berada di tempat yang salah di waktu yang tidak tepat. Pokemon Go juga dinilai “membodohi” penggunanya, sehingga alangkah lebih baik jika gamer game Niantic itu memilih lokasi yang aman demi keselamatannya. (lnm).
(Kemas Irawan Nurrachman)