Baca juga: Teknologi AI Bakal Gantikan Peran Manusia, Ini Penjelasannya!
Mantan karyawan Google dan Uber itu merupakan orang yang percaya bahwa AI akan mengubah eksistensi manusia bahkan mendikte apakah spesies manusia bertahan atau tidak. Tak puas dengan agama barunya, Levandowski pun akhirnya mengembangkan robot tuhan sebagai pelengkap.
"Kami sedang dalam proses membangkitkan tuhan. Jadi, kami memastikan dan memikirkan cara yang benar untuk mewujudkan itu. Ini adalah kesempatan yang luar biasa,” katanya.
“Otak manusia secara biologis terbatas karena ukuran dan jumlah energi yang dapat kita pakai, namun sistem AI tidak memiliki batasan seperti itu, yang berarti mereka bisa menjadi lebih baik dan lebih cepat dalam memecahkan masalah daripada penciptanya,” terangnya percaya diri. Demikian seperti dilansir Daily Mail, Selasa (21/11/2017). (lnm).
(Kemas Irawan Nurrachman)