Compuserve telah menggunakan format grafis lain di era itu, seperti NAPLPS, tapi Trevor menganggapnya terlalu rumit untuk diterapkan. Alhasil ia menugaskan Wilhite untuk membuat format sederhana yang bisa bekerja pada mesin apapun.
Keinginan kedua, Trevor menginginkan Wilhite membuat teknologi yang bisa dengan cepat menampilkan gambar tajam meski pada koneksi yang lambat.
“Pada tahun 80-an, 1200 baud berkecepatan tinggi. Banyak orang hanya memiliki 300 modem baud,” kata Trevor.
Rata-rata koneksi broadband di Amerika Serikat 40.000 kali lebih cepat ketimbang koneksi cepat 1200 baud, sehingga Compuserve membutuhkan file yang sangat kecil.
Format gambar utama web lainnya yakni JPEG, sedang dikembangkan saat itu. Namun format itu lebih cocok untuk foto dan gambar lain yang mengandung detail dalam jumlah tinggi dan tidak akan mengalami sedikit distorsi.
Sementara itu, Compuserve membutuhkan format untuk menampilkan harga saham, peta cuaca, dan grafik lainnya. Alhasil Wilhite memutuskan untuk mendasarkan GIF pada protokol kompresi lossless yang disebut Lempel-Ziv-Welch, atau LZW.