Namun Journal mengutip analis industri yang mengatakan bahwa pelarangan itu kemungkinan karena pemerintah China tidak memiliki cara yang mudah untuk melacak pengguna. Sebagaimana diketahui, China memiliki beberapa aturan ketat untuk memantau pengguna ponsel, dan kemungkinan Apple menghadirkan masalah yang bekum diantisipasi oleh pemerintah negara tirai bambu tersebut.
Inti permasalahannya adalah teknologi eSIM yang didukung oleh Apple Watch Series 3. Komponen ini memungkinkan Apple Watch untuk terhubung ke jaringan operator dan mengirim serta menerima data dari koneksi tersebut.
Meski eSIM mirip dengan SIM standar di dalam smartphone, tidak mudah untuk mengidentifikasi pengguna, sehingga mengganggu pemerintah seperti China untuk melacak semua penggunanya.
Tak jelas bagaimana nasib Apple Watch Series 3 ke depannya setelah pelarangan tersebut. Yang jelas, pelarangan salah satu fitur canggihnya itu menjadi masalah bagi Apple untuk penjualan perangkat wearable tersebut. Demikian seperti dilansir Fortune, Jumat (20/10/2017). (lnm).
(Kemas Irawan Nurrachman)