JAKARTA - Beberapa waktu lalu OnePlus diketahui mengumpulkan informasi pengguna smartphone OnePlus 2. Masalah itu ditemukan oleh seorang peneliti keamanan bernama Christopher Moore.
Moore mengatakan bahwa OnePlus mengirimkan data tersebut ke open.oneplus.net.domain. Ia mempelajari bahwa data tersebut berisi informasi mengenai layar, pembukaan kunci ponsel, anomali reboot, dan nomor seri.
Kemudian, OnePlus 2 juga turut mengirimkan informasi lainnya seperti IMPEI, nomor telefon, MAC address, nama jaringan selular, IMSI prefixes, serta jaringan nirkabel ESSID dan BSSID.
Baca juga: Astaga! Smartphone OnePlus Ketahuan Kumpulkan Informasi Pengguna
Atas laporan tersebut Co-Founder OnePlus, Carl Pei, angkat bicara. Melalui unggahan dalam sebuah forum, Pei menjelaskan mengapa OnePlus mengirimkan informasi pengguna. Dalam penjelasannya ia mengatakan bahwa hal itu untuk meningkatkan sistem operasi yang dipakai OnePlus.