Mutualisme merupakan salah satu bentuk simbiosis yang dapat menguntungkan kedua belah pihak. Misalnya saja seranggan membantu tumbuhan karena berperan dalam mentransfer dan mempertemukan sel jantan dan sel betina tumbuhan.
Kemudian, ada pula simbiosis komensialisme. Berbeda dengan mutualisme, bentuk simbiosis ini hanya menguntungkan salah satu pihak. Meski demikian, pihak lainnya tak dirugikan atau mendapatkan keuntungan apapun.
Misalnya ialah pada ikan badut dengan anemon laut. Karena tubuh ikan badut terlapisi lendir hewan ini tak jadi mangsa dari anemon. Sementara karena kekebalannya, ikan badut juga bisa bersembunyi dan terhindar dari buruan ikan lain.
Berkenaan dengan simbiosis, Allah membimbing mereka untuk melakukan hubungan dan memberikan perilaku khas seperti dinyatakan dalam surat Taha ayat 50 di atas.
(Kemas Irawan Nurrachman)