JAKARTA – Sistem operasi (OS) Android versi baru, yakni Oreo telah didistribusikan dan terinstal pada beberapa perangkat. Meski terbilang baru, adopsi Android Oreo hingga Oktober ini telah mencapai 0,2%.
Android Oreo secara resmi dirilis Google pada Agustus lalu, artinya lebih dari sebulan untuk OS tersebut mendulang pencapaian tersebut. Persentase itu menunjukkan tanda yang baik untuk Android meski belum secepat pertumbuhan iOS baru.
Google mulai merilis Andorid 8.0 Oreo pada perangkat Nexus dan Pixel akhir Agustus lalu. Sementara untuk smartphone Pixel 2 dan Pixel 2 XL yang baru akan didukung dengan Android versi 8.1.
OS Android terbaru biasanya memakan waktu lebih dari setahun untuk menjadi OS yang paling banyak digunakan. Meski mendulang awal yang baik, nampaknya Oreo pun tak jauh berbeda dari OS Android sebelumnya.
Alam data yang dikutip dari web developer Google, Andorid Oreo 8.0 telah diadopsi hingga 0,2%, sementara Nougat yang dirilis Agustus 2016, meningkat dua poin menjadi 17,8%.
OS Android yang terbilang lawas seperti Mashmallow menunjukkan penurunan 0,2 poin menjadi 32%, begitu juga dengan Android 5.0 Lollipop yang menyusut 1,1 poin menjadi 27,7%.
Penurunan persentase adopsi OS Android juga terjadi untuk KitKat dan Jelly Bean. KitKat turun 0,6 poinmmenjadi 14,5%, sementara Jelly Bean menurun 0,3 poin menjadi 6,6%.
Menariknya, Andorid 4.0 Ice Cream Sandwich yang dirilis Desember 2011 menunjukkan persentase yang tetap yakni 0,6%, begitu pula dengan Gingerbread yang berda di angka 0,6%. Jumlah persentase adopsi ini bahkan lebih dari penggunaan OS Android terbaru Oreo.
Sementara untuk OS Android yang menuai persentase dibawah 0,1% seperti Android 3.0 Honeycomb dan Android 2.2 Froyo, tidak ditampilkan dalam data tersebut.
Dari data yang itu, tampak bahwa Marsmallow masih menjadi jawara dalam deretan OS Android, diikuti Lollipop, dan Nougat di urutan ketiga.
Disisi lain Apple belum lama ini juga merilis OS terbarunya, iOS 11. Meski belum lama diluncurkan, iOS 11 bahkan telah diadopsi pada iPhone dan iPhone mencapai 25% hanya dalam sepekan setelah dirilis. Demikian seperti dilansir Venture Beat, Selasa (3/10/2017). (lnm).
(Kemas Irawan Nurrachman)