Sementara itu, dalam situs Levis sebagai mitra Google untuk jaket pintar ini, busana besutannya dapat dicuci seperti busana denim lainnya asalkan perangkat yang terpasang pada lengan sebagai penerima sensor dilepaskan.
Google juga mengatakan akan bekerjasama dengan perusahaan pembuat pakaian lainnya di masa depan untuk memperluas jangkauan Jacquard termasuk perusahaan pakaian atletik dan perusahaan yang merancang busana untuk pelaku bisnis.
"Kami akan belajar banyak dari peluncuran ini, dan itulah yang paling kami inginkan saat ini," kata juru bicara Google.
"Apa selanjutnya sekarang, kita akan mendengarkan tanggapan pengguna. Dari pembelajaran itu, kita memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan selain jaket berkat Jacquard menjadi platform dan mempertimbangkan versi jaket berikutnya, atau item lainnya,” papar Google. Demikian seperti dilansir TechCrunch, Jumat (29/9/2017). (lnm).
(Kemas Irawan Nurrachman)