Namun, seiring dengan hadirnya ponsel pintar, produk Nokia mulai ditinggalkan. Puncaknya, pada 2014 lalu Nokia dijual kepada Microsoft di bawah merek Lumia. Hanya saja, selama dua tahun di bawah pimpinan Microsoft, smartphone mereka pun tak banyak diminati konsumen.
Microsoft akhirnya menjual Nokia ke HMD Global pada 2016. Saat ini perusahaan asal Finlandia itu telah menghadirkan beberapa smartphone di luar negeri dan juga sebuah ponsel legendaris Nokia 3310 yang diperbarui.
Perubahan model bisnis Nokia menjadi pembuat ponsel, merupakan catatan bersejarah bagi Fredrik Idestam yang saat itu memulainya dari pembuatan kertas.
(Kemas Irawan Nurrachman)