Ketergantungan ini juga memungkinkan Samsung untuk mengendalikan harga layar OLED yang diboyong Apple.
Kuo memperkirakan bahwa Apple membayar antara USD120 hingga USD130 per unit, yang tercatat merupakan kenaikan signifikan dari perkiraan biaya USD45 hingga USD55 dolar dari setiap LCD 5,5 inci untuk iPhone 7 Plus. Apple dipastikan akan meneruskan biaya tersebut ke konsumennya.
New York Times baru-baru ini melaporkan bahwa iPhone 8 kemungkinan akan dirilis dengan harga yang terbilang tinggi. Layar yang lebih baik tentu saja berperan dalam penentuan hal tersebut. Begitu juga dengan kemampuan pemindai wajah yang dikabarkan akan mendarat pada iPhone baru serta menjadi peluang Apple untuk mendapat margin keuntungan yang tinggi.
Kuo mengatakan Apple sangat membutuhkan sumber kedua OLED, yang akan mengambil sebagian dari daya tawar unit Samsung Display. Hal ini juga akan membantu mengatasi kendala pasokan iPhone baru.
LG merupakan vendor yang kemungkinan masuk dalam daftar. Korea Economic Daily melaporkan pada Juli lalu bahwa Apple menggelontorkan lebih dari USD2 miliar ke LG Display demi mengamankan panel OLED untuk iPhone mendatang. Demikian dilansir The Verge, Kamis (7/9/2017). (lnm).
(Kemas Irawan Nurrachman)