Makhkamah Agung Kosta Rika memihak TicoFruit dan eksperimen ambisius tersebut terpaksa harus diakhiri dan membuat eksperimen tersebut terlupakan selama 15 tahun. Kemudian, pada 2013, Treuer memutuskan untuk mengevalusasi situs tersebut saat mengunjungi Kosta Rika untuk penelitian lain.
Ternyata ia menemukan bahwa tanah yang dulunya tandus menjadi hutan lebat dan penuh anggur. "Itu tidak membantu bahwa tanda enam kaki dengan huruf kuning terang yang menandai situs itu begitu ditumbuhi tanaman merambat yang secara harfiah tidak kita temukan sampai bertahun-tahun kemudian," tambah Treuer.
Saat membandingkan situs ini dengan area kontrol terdekat yang tidak pernah dirawat dengan kulit jeruk, tim Treuer menemukan tumpukan kompos eksperimental mereka menghasilkan tanah yang lebih kaya, lebih banyak biomassa pohon, dan keragaman jenis pohon.
(Ahmad Luthfi)