Peluang di Bidang Pendidikan dan Kesehatan
Selain pendapat tentang perubahan pola pikir pengguna aplikasi di Indonesia, Rudiantara juga mendorong para pendiri startup untuk fokus kepada dua bidang, yaitu pendidikan dan kesehatan. Menurutnya, kedua sektor tersebut mempunyai peluang yang cukup potensial di Indonesia. “Jika kamu membuat aplikasi, fokus ke pendidikan dan kesehatan, Rp500 triliun uang meluncur ke dua bidang tersebut,” terang Rudiantara.
Ia memberikan gambaran bahwa pemerintah sendiri mengalirkan APBN yang cukup besar untuk kedua bidang itu. Untuk di bidang kesehatan saja, sedikitnya lima persen APBN dibelanjakan demi mengakomodasi kebutuhan di sana.
Peluang startup di bidang pendidikan juga menyimpan potensi yang demikian besar untuk digali. Menurut salah satu pelaku bisnis e-learning Indonesia, SquLine, pasar di Indonesia diprediksi bisa berkembang hingga mencapai nilai triliunan rupiah dalam beberapa tahun ke depan.
Meski terlihat potensial, pengembangan di sektor pendidikan terlihat kurang begitu gemerlap dibandingkan beberapa sektor lain seperti leisure, e-commerce, dan fintech. Walaupun belum terlalu ramai, situasi inilah yang kemudian dimanfaatkan para startup di bidang pendidikan, seperti Ruangguru, Squline, HarukaEdu, LesGO, dan lainnya. Demikian dilaporkan Techinasia.
(Ahmad Luthfi)