“FedEx Supply Chain melakukan penarikan kembali baterai Samsung yang tidak asli karena beberapa di antaranya merupakan baterai palsu. Program perbaikan dikelola oleh FedEx Supply Chain dan dioperasikan secara independen dari Samsung. Pemilik yang terkena dampak harus menghubungi kami,” kata perusahaan ekspedisi itu dalam sebuah pernyataan.
Baca juga: Samsung Sebut Meledaknya Galaxy Note 7 Jadi Pelajaran
Perusahaan juga telah membuat sebuah situs web yang disebut ‘Exchange My Battery’ yang memiliki semua informasi terkait recall yang mungkin dibutuhkan pengguna, termasuk petunjuk bagaimana mengganti baterai. Pengguna yang menghubungi perusahaan ekpedisi untuk mengganti baterai akan dikirimi baterai baru Samsung yang asli bertanda titik hijau untuk menghindari percampuran selama masa penggantian.
Pengiriman baterai asli tersebut juga disertai kotak berbayar untuk mengembalikan baterai yang rusak untuk dibuang.
Samsung menghindar dalam kasus ini karena pihaknya tidak terlibat dalam insiden tersebut. Baterai palsu yang ditemukan berpotensi overheat dan ledakan itu adalah baterai non-OEM, yang artinya tidak dipasok oleh Samsung. Demikian seperti dilansir SamMobile, Kamis (17/8/2017). (Lnm).
(Kemas Irawan Nurrachman)