Saya sangat senang berada di Indonesia, seperti yang saya katakan sebelumnya bahwa saya sangat menyukai Indonesia. Saya sudah bertemu dengan Menkominfo dan makan siang bersamanya, dengan makanan yang enak.
Kami berdiskusi tentang cara untuk memblokir konten-konten yang berkaitan dengan propaganda terorisme pada Telegram, channel-channel yang berbau radikalism.
2. Melihat dari kasus pemblokiran ini, apakah Telegram berniat untuk membuka kantor perwakilan di Indonesia?
Jawab:
Kami telah membentuk tim yang membuat saluran langsung, sehingga kami bisa dengan cepat mendapat laporan dari Kominfo, soal bahaya channel atau chatting yang berhubungan langsung dengan terorisme. Di sini, kami belum menentukan di mana tepatnya kantor kami akan dibangun nantinya.