Advertisement
Advertisement

Susul Prancis, Inggris Bakal Larang Penjualan Mobil Bensin & Diesel

Anton Suhartono , Jurnalis-Rabu, 26 Juli 2017 |10:06 WIB
Susul Prancis, Inggris Bakal Larang Penjualan Mobil Bensin & Diesel
Lalu lintas di London (Foto: Reuters)
A
A
A

LONDON - Pemerintah Inggris akan mengumumkan pelarangan penjualan mobil yang menggunakan mesin bensin dan diesel mulai 2040. Pengumuman tersebut rencananya akan disampaikan secara resmi pada hari ini.

Surat kabar Inggris, The Times, seperti dikutip kembali oleh Reuters, menyebutkan, tujuan dari pelarangan penjualan mobil yang ditenagai mesin konvensional ini adalah untuk membersihkan udara Inggris dari polusi. Mobil-mobil yang dipasarkan nantinya harus menggunakan motor listrik.

Kebijakan ini mengikuti langkah Prancis yang pada awal Juni lalu mengumumkan langkah serupa. (Baca: Prancis Akan Hentikan Penjualan Mobil Bensin dan Diesel)

Bahkan, mobil hybrid pun masuk dalam skema kendaraan yang bakal dilarang dijual mulai 2040 di Inggris. Diketahui, mobil hybrid menggunakan dua penggerak yakni mesin bensin atau diesel yang dikombinasikan dengan motor listrik.

Sementara itu Daily Mail melaporkan, dalam usulan peraturan tersebut juga disebutkan bahwa Pemerintah Inggris akan melakukan langkah-langkah pendahuluan sebelum pelarangan ini resmi berlaku pada 2040. Mobil-mobil bermesin bensin dan diesel akan dilarang masuk ke daerah-daerah dengan tingkat polusi udara yang tinggi mulai 2020.

Dengan diberlakukannya aturan ini praktis hanya ada mobil listrik yang akan beredar di Inggris pada 23 tahun mendatang. Penggunaan mobil listrik pun saat ini sudah marak, meski jumlahnya masih jauh jika dibandingkan dengan kendaraan bermesin konvensional.

Pabrikan automotif pun secara perlahan mulai memperkenalkan dan meluncurkan produk-produk full electric mereka. Bahkan beberapa merek sudah sesumbar akan berhenti menjual mobil yang sepenuhnya mengandalkan mesin konvensional, seperti Volvo. Mulai 2019, setiap model kendaraan baru yang diluncurkan oleh produsen mobil premium Swedia itu sudah menggunakan mesin hybrid dan full electric.

Prancis merupakan negara Eropa pertama yang menargetkan bebas emisi karbon pada 2050. Untuk mewujudkan ambisi tersebut, mulai 2040 Prancis akan menghentikan penjualan mobil berbahan bakar bensin dan diesel.

Menteri Lingkungan Prancis Nicolas Hulot pada 6 Juni 2017 menjelaskan bahwa langkah ini ditempuh untuk menjaga momentum perjanjian iklim Paris.

Namun, Pemerintah Prancis akan memberikan solusi bagi produsen mobil terkait rencana penghentian penjualan mobil berbahan bakar fosil. Saat ini mobil berbahan bakar fosil, baik bensin maupun diesel, masih mendominasi penjualan di Prancis. Selama paruh pertama 2017, sebanyak 95,2 persen mobil yang terjual bermesin konvensional. Sisanya, 1,2 persen bertenaga listrik murni dan 3,5 persen merupakan mesin hybrid.

Ia yakin target itu akan tercapai, pasalnya pabrikan mobil global sudah mengarahkan produknya pada penggunaan motor listrik mulai saat ini. Pada 2020 penggunaan mobil listrik akan lebih massif lagi.

(Dian AF)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement