Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Planet Tertua di Tata Surya 50 Tahun Lebih Tua Ketimbang Bumi

Lely Maulida , Jurnalis-Senin, 03 Juli 2017 |23:13 WIB
Planet Tertua di Tata Surya 50 Tahun Lebih Tua Ketimbang Bumi
(Foto: NASA)
A
A
A

Sampel meteorit terbentuk dalam dua jenis awan yang berbeda yang terdiri dari debu dan gas karena komposisinya yang berbeda. Awan ini tetap terpisah antara 1-4 juta tahun setelah tata surya terbentuk.

Tim peneliti menunjukkan pembentukan Jupiter adalah sumber dari dua sumber meteorit yang berbeda. Planet yang baru terbentuk kemudian membersihkan jalan melalui puing-puing yang mengelilingi matahari.

Melalui model mereka, tim tersebut menunjukkan bahwa kedua sumber meteorit yang berbeda ini berasal dari pembentukan Jupiter. Planet baru kemudian membersihkan cakram akresi, jalan melalui debu dan puing-puing yang mengelilingi Matahari.

Kelahiran Matahari terjadi sekitar 4,6 miliar tahun yang lalu sesuai dengan garis waktu evolusi tata surya. Matahari dikelilingi oleh cakram akresi yang terdiri dari es, gas dan batu. Inti batuan raksasa gas Jupiter terbentuk sekitar satu juta tahun setelah cahaya pertama matahari, yang memotong celah dicakram akresi setelah orbitnya.

Setelah Jupiter berevolusi, pembentukan banyak planet mulai terjadi seperti batuan ruang dibagian dalam dan luar dari cakram. Asteroid yang terbentuk di luar Jupiter sekitar 4,5 miliar tahun kemudian didorong ke sabuk asteroid oleh raksasa gas dan kemudian bertabrakan satu sama lain.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement