JAKARTA - Mengganti knalpot standar dengan gaya racing dilakukan oleh pemilik sepeda motor 4-tak. Hal tersebut untuk menjadikan motor tampil beda dan suara lebih gahar. Ada beberapa acuan yang harus diperhatikan pemilik motor supaya hasilnya bagus dan tidak mengecewakan.
Ari Nursidik, teknisi knlapot Abenk mengatakan, hal pertama yang harus diperhatikan adalah pemilihan bahan knalpot. Kemudian beritahu pihak bengkel mengenai kondisi mesin, apakah masih standar atau sudah dimodifikasi.
"Kalau motor standar bilang ke bengkel itu motor standar. Nanti pihak bengkel akan membuat knalopt ukuran standar contoh ukuran leher knalpot 26 milimeter. Nanti dibuat yang sesuai. Beda halnya untuk motor balap, soalnya kita hitung juga spesifikasi mesin balap. Contohnya Yamaha R25 ukuran leher standar itu cukup 28 milimeter. Tapi kalau sudah spesifikasi bore up itu 32 mili jadi lebih gede," ujar Ari, belum lama ini.
Selain itu, lanjut dia, pemilihan silencer atau ujung knalpot juga menjadi perhatian. Sepeda motor yang digunakan untuk aktivitas harian memiliki ukuran yang berbeda dengan keperluan balap.
"Buat standar, silencer-nya dominan panjang. Karena kalau pendek dia terlalu cepat untuk tendangan tenaga dari mesin. Jadi malah mesinnya semakin turun bukannya semakin naik. Beda dengan motor untuk balap, karena kompresi cepat, lehernya gede, silencer-nya harus pendek. Selain itu bagian dalamnya juga terdapat saringan ditambah pipa dan tendangannya cepat," pungkas dia. (san)
(Anton Suhartono)