Mobil ini juga sudah mengalami modifikasi di bagian interior untuk menampung perlengkapan rescue di daerah terisolasi akibat bencana. Kondisi kaki-kaki kendaraan pun sudah diadaptasikan untuk menerjang medan berat.
JLR dan Palang Merah sudah lama menjalin kerja sama. Sejak 1954, JLR sudah memasok 120 unit kendaraan dan digunakan untuk 18 misi kemanusiaan dan operasi penyelamatan di 24 negara.
Sementara itu drone dapat bekerja secara otomatis, baik lepas landas dan mendarat di tempatnya. "Drone bisa lepas landas dan juga mendarat dalam kondisi mobil bergerak secara otomatis dengan hanya menyentuh satu tombol," kata juru bicara SVO seperti dikutip dari MailOnline.
Operator di mobil bisa mengontrol laju drone melalui aplikasi di layar sentuh. Kamera mata burung pada drone mampu menyajikan gambaran lokasi bencana secara real time.
Untuk penggunaan di malam hari, drone juga sudah dilengkapi dengan kamera pendeteksi panas tubuh dan lampu LED.
(Anton Suhartono)