JAKARTA - Pesan berantai yang berisi beberapa daftar kode telefon yang mengandung spam, tampaknya cukup meresahkan pengguna. Namun, guna mencegah adanya korban dari tindakan serangan siber, Kemenkominfo telah memberikan pernyataan resmi.
Melalui Plt Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Noor Iza, mengatakan bahwa Kemenkominfo telah memberikan imbauan kepada operator untuk memberikan informasi kepada pelanggan soal kemungkinan telefon spam.
Pihaknya meminta kepada operator untuk memberikan saran apa yang harus dilakukan oleh pengguna atau pelanggan apabila menjadi target percobaan spamming melalui sambungan telepon. Selain itu Kemenkominfo juga meminta kepada operator untuk memberikan informasi apabila tindakan tersebut bersifat merugikan.
"Diminta kepada operator selular untuk proaktif memberitahu kepada pelanggan/pengguna kemungkinan panggilan spam atau telefon tersebut dan memberi saran yang seharusnya dilakukan oleh pelanggan/pengguna. Juga apabila ada informasi yang bersifat merugikan dari masukan telefon tersebut," demikian bunyi imbauan Kemkominfo.
Noor Iza juga mengaku sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan warga atau pelanggan operator yang menjadi korban. Namun ia sendiri bercerita bahwa sempat dihubungi oleh nomor berawalan +77 dan +86.