JAKARTA - Beberapa waktu lalu PT Honda Prospect Motor (HPM) mengumumkan penarikan kembali mobil untuk perbaikan atau recall akibat permasalahan pada airbag Takata.
Jumlah mobil Honda yang terdampak recall di Indonesia tak tanggung-tanggung, yakni mencapai lebih dari 360 ribu unit dari beragam model.
Marketing and Aftersales Service Director PT HPM Jonfis Fandy mengatakan, pihaknya sudah melakukan berbagai cara untuk mendorong konsumen membawa mobil mereka ke diler untuk dilakukan perbaikan.
"Kami terus terang, tolong ingatkan konsumen Honda untuk datang. Kami sudah melakukan banyak hal begitu, ya mulai dari release media, direct email, kontak ke mereka, dan mengumumkan di website. Banyak hal yang sudah dilakukan tapi mungkin konsumen belum dengar," ujar Jonfis, di Jakarta, kemarin.
Ia pun meminta kesadaran konsumen untuk mendukung program recall. Langkah ini dilakukan untuk mencegah jatuhnya korban.